PON Terancam Batal di Cipule, Wiwin: Perbaikan Harus Secepatnya

KARAWANG - Situ Cipule yang sempat meroketkan nama Kabupaten Karawang di kawasan Asia Tenggara lewat Sea Games beberapa tahun silam, kini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Selain dipenuhi eceng gondok, jalan menuju situ yang dulunya adalah tempat penggalian pasir juga tidak karuan.


Bukan hanya itu, situ di Kecamatan Ciampel itu juga terancam batal dijadikan venue dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar September tahun ini. Pasalnya, waktu pengerjaan perbaikan situ seluas 75 hektare tersebut molor dari rencana awal. "Rencananya bulan Maret sudah dilakukan pengerjaan, tapi sampai saat ini belum dilakukan," ungkap Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang Aries Suparno kepada Radar Karawang, akhir pekan kemarin.



Jika melihat rencana yang sudah dibuat pihaknya selaku Sub Panitia Besar PON Jabar Kabupaten Karawang, bulan April ini sudah memasuki perbaikan infrastruktur jalan sepanjang Walahar hingga Cipule. "Mau dikerjakan pagi sampai malam juga terserah. Yang jelas terhitung dari sekarang selama dua bulan, yakni bulan Juni persiapan sudah tuntas semuanya. Bagaimana pun caranya," terangnya.



Ia melanjutkan, kedatangan dua orang anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ke Situ Cipule akhir pekan kemarin, diharapkan bisa mempercepat perbaikan venue dayung tersebut. Pasalnya, kata Aries, keputusan cepat tidaknya perbaikan Cipule ada di tangan anggota dewan yang duduk di Komisi IV itu. 


"Mudah-mudahan mereka bisa menyetujui perbaikan Cipule secepatnya," kata dia.


Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Wiwin Winingsih mengatakan, setelah melihat kondisi Situ Cipule, perbaikan harus dilakukan secepatnya. "Tinggal dilakukan pengerjaan dan dipastikan semuanya bisa selesai oleh KONI Karawang," pungkasnya. [raka/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook