Herlas Juniar: Produk Syariah Lebih Kompetitif dan Non-riba


BANDUNG - Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah akibat sistem ekonomi konvensional, yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen profitnya. Kini, para pelaku usaha mulai melirik  sistem ekonomi syariah dengan instrumen profitnya, yaitu sistem bagi hasil yang lebih menguntungkan. 


"Selain lebih menguntungkan, produk syariah lebih kompetitif dan yang terpenting non riba," ujar Sekretaris Dewan Masyarakat Ekonomi Syariah, Herlas Juniar, kepada RMOLJabar, Selasa (29/3). 



Dikatakannya, ekonomi syariah merupakan konsep ekonomi yang berkeadilan serta dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Selama puluhan tahun merdeka, kata Herlas, masih banyak ketimpangan yang terjadi. Segelintir masyarakat menguasai sumber ekonomi sementara masyarakat minoritas malahan tidak berpunya. 



Politisi Partai Demokrat ini mengungkapkan, ekonomi yang sesuai syariah itu juga harus mengedepankan prinsip kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha.



"Kami dari Masyarakat Ekonomi Syariah berupaya untuk mendorong agar ekonomi syariah dapat tumbuh lebih pesat serta mensosialisasikan kepada masyarakat. Di beberapa daerah seperti Jawa Barat, tidak perlu lagi diberikan sosialisasi ekstrim tentang ekonomi syariah karena masyarakatnya sudah relijius dan ‎paham bahwa riba itu harus dihindari," tandas anggota Komisi III DPRD Jabar ini. [rmol/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook