Pilkada Karawang: Cellica Nurrachadiana Unggul Telak versi Hitung Cepat

KARAWANG  - Cyrus Network menyatakan, Calon Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana yang berpasangan dengan Ahmad Zamakhsyari unggul dalam hitung cepat Pilkada Karawang, Rabu (9/12/2015).
 
Cellica berhasil meraih suara sebanyak 50,65 persen, diikuti Saan Mustofa dan Iman Sumantri yang meraih suara 19,69 persen. Sedangkan pasangan Nanan Taryana - Asep Agustian meraih suara 0,89 persen.
 
Untuk pasangan Daday Hudaya - Edy Yusuf meraih suara 7.83 persen. Pasangan Akhmad Marjuki - Tubagus Dedi Gumelar meraih suara 18.61 persen. Kemudian pasangan Nace Permana - Hj. Yenih meraih suara 2.23 persen.
 
Survei dilakukan dengan metode multi stage random sampling, dengan mengambil sampel di 300 TPS yang tersebar di 300 desa. Kemudian tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin eror minus 5.5 persen.
 
Di hadapan para pendukung dan partai koalisi pendukungnya di Hotel Mercure Karawang, Cellica pun menyatakan kegembiraannya dengan terbata-bata. "Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu, khususnya orangtua saya," kata Cellica.
 
Bahkan, pesaingnya di Pilkada Karawang, Saan Mustofa, disebutnya sebagai guru politik sekaligus seniornya di Partai Demokrat. Saan Mustofa awalnya sebagai kader Partai Demokrat. Belakangan ia keluar dan mencalonkan diri sebagai calon Bupati Karawang dengan nomor urut 6, yang didukung koalisi partai Golkar, Nasdem, Gerindra dan PPP versi Jan Farid.
 
"Dalam waktu dekat saya segera sowan ke guru-guru politik saya. Termasuk sowan ke pak Saan dan wakilnya, karena bagaimanapun juga beliau adalah senior saya di Partai Demokrat," akunya.
 
Mengenai hasil survei sementara tersebut, Cellica pun yakin hasil perhitungan akhir resmi dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karawang tidak akan terlalu jauh. "Tentunya ini hasil sementara dengan angka lebih dari 50 persen, tidak akan jauh dengan perhitungan suara resmi dari KPUD. Namun tetap kami menunggu hasil resmi KPUD," kata Cellica didampinggi wakilnya.
 
Menurutnya, simpatisan dan kader  masih akan terus bergerak di lapangan mengawal penghitungan suara di setiap TPS hingga penghitungan akhir. Cellica sendiri memimpin Karawang sejak 1 tahun 2 bulan lalu, melanjutkan kepemimpinan Bupati Karawang Ade Swara yang berhenti dari jabatannya karena tersandung masalah korupsi.
 
"Saya dan kang Jimi punya cita-cita besar yang lebih besar daripada apa yang saya lakukan selama 1 tahun 2 bulan lalu. Cita-cita itu untuk membenahi Karawang untuk kebaikan seluruh warga Karawang," tambahnya. [cikalnews/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook