Pilkada Kota Depok: Pradi Siap Gratiskan Biaya Kesehatan


DEPOK - Untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal pada masyarakat Kota Depok. Calon Wakil Walikota Depok nomor urut 2, Pradi Supriatna mengaku siap memenuhi permintaan atau syarat yang diajukan 8 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan paguyuban di Kota Depok, agar mendapatkan dukungan dari Gabungan Ormas dan Paguyuban Depok tersebut di Pilkada Depok 2015.
Syarat yang diajukan Gabungan Ormas dan Paguyuban Depok itu adalah menggratiskan semua layanan kesehatan di RSUD Kota Depok bagi semua warga Depok yang memiliki identitas atau KTP Depok, jika Pradi terpilih memimpin Depok bersama Idris.
“Saya siap memenuhi syarat itu dan berjanji akan memenuhinya. Program kami memang ingin layanan kesehatan bagi semua warga Depok terjangkau atau gratis,” kata Pradi kepada wartawan, Rabu (14/10).
Menurutnya layanan RSUD gratis bagi warga Depok sangat penting, disamping adanya layanan BPJS Kesehatan gratis yang sudah digulirkan pemerintah pusat.
Sebab, kata Pradi, sampai saat ini layanan BPJS Kesehatan di Depok belum maksimal dan masih banyak ditemukan masalah terutama dalam birokrasi dan layanan rumah sakit yang ditunjuk.
“Jadi RSUD Depok gratis untuk semua warga Depok tanpa memandang kelas ini memang sangat penting. Untuk realisasinya tinggal membuatkan aturan dan payung hukumnya bersama DPRD Depok nantinya. Kami akan melakukan ini jika dipercaya memimpin Depok,” kata Pradi.
Seperti diberitakan KabrMetroDepok beberapa waktu lalu, gabungan dari 8 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan paguyuban di Kota Depok telah bersatu untuk menentukan arah dukungan politik mereka dalam Pilkada Depok 2015 kali ini.
Ke delapan ormas dan paguyuban di Depok yang bersatu itu adalah Pemuda Pancasila (PP) Kota Depok, Forkabi Depok, FBR Depok, FK-PPI Depok, Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) Kota Depok, Paguyuban Aceh Kota Depok, Paguyuban Madura Kota Depok dan Laskar Merah Putih (LMP) Kota Depok.
Ketua Gabungan Ormas dan Paguyuban Kota Depok terpilih, Rudi Samin, mengatakan pihaknya te­lah menawarkan secara terbuka kepada kedua pasangan calon di Pilkada Depok untuk kontrak politik.
Syaratnya kata Rudi, jika terpilih mereka harus menggratiskan layanan kesehatan gratis di RSUD Depok bagi semua warga Depok yang ber-KTP Depok, diluar BPJS Kesehatan.
“Pasangan calon yang mampu berjanji untuk itu, dialah yang kami dukung. Dari dua pasangan calon, Pradi lah yang sudah merespon, sehingga kami cenderung mendukung pasangan calon nomor urut 2,” kata Rudi.
Menurut Rudi, layanan RSUD gratis bagi seluruh warga Kota Depok yang memiliki KTP adalah salah satu bentuk perubahan signifikan yang dampaknya akan sangat dirasakan warga Depok.
“Karenanya tidak ada tawaran politis lain untuk menentukan arah dukungan kami. Syaratnya cuma itu. Tawaran ini demi kepentingan seluruh warga Depok,” kata dia.
Sebab diluar itu, kata Rudi, semua program di Kota Depok tinggal menjalankan dan meneruskannya saja.
“Seperti pembangunan terminal terpadu, atau mengatasi banjir dan lainnya, serta pendidikan gratis atau yang terjangkau, semuanya tinggal melanjutkan saja,” kata Rudi.
Rudi mengakui jika melihat suara yang berkembang saat ini, kemungkinan besar Gabungan Ormas dan Paguyuban Depok akan memberikan dukungan ke pasangan calon nomor dua atau pasangan Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna.
Sebab kata dia, pasangan nomor dua itu lebih diterima oleh masyarakat Kota Depok. “Namun itu semua belum dipastikan, tunggu realisasi kesepakatannya dalam kontrak politik” kata Rudi. [kd/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook