Tolak KLB, Demokrat Majalengka Tetap Fatsun terhadap SBY


MAJALENGKA
– Seluruh jajaran pengurus dan kader partai Demokrat di Kabupaten Majalengka, menyatakan tetap fatsun terhadap ketua umim DPP Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mereka menolak adanya wacana digelarnya konferensi luar biasa (KLB) yang digaungkan oleh segelintir oknum kader Demokrat.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat Majalengka H Fuad Abdul Azid, menanggapi wacana terkait hembusan KLB. Menurutnya, wacana KLB yang dicetuskan oleh Mac Sopacua tersebut dianggap merupakan ancaman bagi soliditas partai, sehingga harus ditangkal dengan tegas melalui upaya konsolidasi di seluruh lapisan kepengurusan.
“Menanggapi wacana KLB, sikap kami seluruh kepengurusan dan kader Demokrat di Majalengka menyatakan hal itu tidak perlu dilakukan. Kami tetap fatsun dan tegak lurus dengan keputusan kongres sebelumnya yang memberikan mandat kepada Pak SBY sebagai ketua umum, sampai kepengurusan selesai,” ujarnya, kepada wartawan, kemarin (14/6).
Dia memaparkan, kondisi yang terjadi saat ini di tubuh partai Demokrat baik-baik saja. Dan menurutnya untuk menggelar KLB diperlukan syarat kondisi yang sangat darurat untuk menyelamatkan partai, apakah itu terjadi force majure dan lain sebagainya. Sehingga, kondisi partai saat ini tidak memenuhi syarat untuk diambil tindakan KLB yang diatur sesuai konstitusi partai.
“Kami meminta oknum-oknum kader partai yang memunculkan isu ini, agar segera menstop wacana KLB. Apabila tidak diindahkan, kami mendorong DPP untuk memberikan sanksi tegas kepada para oknum kader partai yang telah mencoba membuat keruh suasana di internal partai kita ini,” tegasnya.
Dia menambahkan, dalam kondisi saat ini pihaknya mendukung penuh segala langkah dan manuver politik yang dilakukan oleh ketua umum. Dia percaya bahwa SBY selaku ketua umum partai Demokrat adalah politisi ulung yang ahli strategi dan berpengalaman dalam mengambil kebijakan-kebijakan strategis yang mampu membesarkan partai. [ssol/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook