Caleg Demokrat Ini Menyuarakan Pemekaran Bandung Timur


BANDUNG
 – Wacana pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KBT) kembali menghangat seiring sinyal dari janji kampanye Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum saat Pilgub 2019 yang akan memperjuangan pemekaran beberapa daerah di Jawa Barat.

Wacana pemekaran berlanjut di Pileg dan Pilpres 2019. Salah satunya dari calon anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Demokrat no urut 5 daerah pemilihan Jabar 2 Saeful Bachri, yang mendukung pemekaran KBT, sepanjang pemekaran itu demi kesejahteraan masyarakat Bandung Timur dan bukan atas dasar kepentingan segelintir elit politik.
“Selama untuk kepentingan masyarakat luas dan untuk kesejahteraan rakyat di Bandung Timur, kenapa tidak kita dorong? Tapi itu harus melaui berbagai kajian juga,” kata Kang Epul, sapaan Saeful Cahri kepada Balebandung.com, saat sosialisasi Pileg di Kampung Rancabatok, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (10/3/19).
Menurutnya kajian tersebut penting agar jangan sampai hanya kepentingan segelintir elit dan bukannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bandung. Karena itu kajian tersebut harus dilalui baik kajian secara akademis, geografis, kajian sosial dan ekonomi, termasuk kajian politisnya. “Dari kajian itu kemudian disosialisasikan dulu ke masyarakat. Jadi, kalau saya sih normatif saja,” ujar Epul.
Caleg Partai Demokrat untuk DPRD Kabupaten Bandung Dapil IV bernomor urut 6 Yayat Sudayat mengaku dirinya kerap menyuarakan pemekaran Bandung Timur karena demi kemajuan dan kesejahteraan masayrakat di kawasan Bandung Timur itu sendiri. Abah Yayat memandang pembangunan di wilayah timur Kabupaten Bandung selama ini dianggap lambat.
“Saya ingin Bandung Timur itu maju pesat pembangunannya. Misalnya saja di Kecamatan Rancaekek bidang pendidikan masih dibilang mahal sekolah itu, pengangguran masih tinggi, padahal Rancaekek ini kawasan industri. Nah, dengan pemekaran Bandung Timur diharapkan kemajuannya bisa lebih cepat,” pungkas Bah Yayat. [balebandung/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook