Ketua Demokrat Kab. Bandung Ragukan Efektifitas Kinerja Pengawas TPS


BANDUNG
- Partai Demokrat Kabupaten Bandung menilai bila perekrutan PTPS (Pengawas Tempat Pemungutan Suara) oleh Bawaslu hanya penghamburan anggaran.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bermarkas di ibukota Soreang itu juga ikut meragukan efektifitas kinerja dari ribuan pengawas saat Pemilu berlangsung.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Endah SH menyebut dari infomasi yang diterimanya PTPS itu akan menerima salary (gaji) sekitar Rp600 ribu per orang.

"Bisa dibayangkan kalau dihitung ada total 10.000 TPS di Kabupaten Bandung yang harus di awasi berapa total dana yang dikucurkan? Bisa capai Rp6 miliar," ujarnya.

Endang juga ikut mengkritisi soal kinerja dari PTPS itu. Karena sesuai pengalamannya di tiap ajang pesta demokrasi pengawas itu tidak begitu terasa dan berdampak apa pun.

"Mereka (PTSP) bekerja hanya berlandaskan gaji saja. Makanya perekrutan ribuan PTPS itu saya lihat hanya hambur hambur (dana) saja. Tapi kinerjanya apa?," sindir Endang.

Endang juga ikut membandingkan dengan efektifitas pengawas atau saksi yang dimiliki peserta pemilu yang loyal terhadap partai politik (parpol) untuk mengawal Pemilu.

"Terlepas dari (pengawas dan saksi) itu merupakan salah satu unsur peserta pemilu yang disiapkan tapi jelas kinerjanya," tandas anggota DPRD Kabupaten Bandung itu. [rmol/ded]

Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook