Celeg Demokrat KBB Ini Berasal dari Keluarga Sederhana


KBB
Holid Nurjamil salah seorang tokohpemuda Nasional yang kini ini dipercaya menjadi Wakil Bendahara Umum DPP KNPI ternyata merupakan putra daerah asli KBB. Dia terlahir dari keluarga sederhana bahkan bisa dikategorikan keluarga miskin. Pada usia 10 tahun sudah menjadi anak yatim karena Bapaknya Muhamad Ali Husen dipanggil Yang Maha Kuasa. Semenjak ditinggalkan bapaknya itu, Kholid tinggal bersama kakek di Kampung Cininggul, Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ibunya harus bekerja menjadi pesuruh di TK Labschool IKIP (Sekarang Universitas Negeri Jakarta) untuk membiayai hidup Holid dan kedua adiknya. Jajang Nurjaman salah satu temannya ketika di SMPN 1 Cipeundeuy menuturkan, Holid ini anak yang baik, cerdas dan punya motivasi belajarnya sangat tinggi, serta anaknya aktif sehingga waktu itu dia terpilih jadi Ketua OSIS SMPN 1 Cipeundeuy pada tahun 1994 -1995.
Semangat belajar yang tinggi itu membuat Holid sebagai salah satu anak berprestasi sehingga mampu melanjutkan kuliah dan mendapat beasiswa diberbagai perguruan tinggi di Jakarta. Sewaktu masuk kuliah tahun 1998, sedang gencar gerakan mahasiswa menurunkan rezim orde baru dengan mengusung jargon “Reformasi”. Di situlah mulai berinteraksi langsung dengan para aktivis reformasi 1998.
Jiwa sebagai aktivis itu sudah menjadi bagian hidupnya. Kini banyak aktif pada berbagai organisasi. Menjadi Ketua Umum FSPP, Pengurus MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Pengurus Karang Taruna Jawa Barat, MPI KNPI Jawa Barat, Pengurus FKDM Jawa Barat dan masih banyak lagi organisasi lainnya.
Berbekal pengalaman organisasi dan jaringan yang sudah dibangun lama, Kholid ingin membaktikan diri menjadi bagian dari proses pembangunan untuk kemajuan KBB yakni maju sebagai Calon Anggota DPRD KBB Dapil 2 Cipeundeuy, Cikalong, Cipatat dari Partai Demokrat nomor urut 6.
“Saya maju melalui Partai Demokrat karena adanya kesamaan flatform yaitu nasionalis-religius dengan jargon “Muda adalah Kekuatan” yang sesuai dengan semangat saya sebagai orang muda,” tutur Kholid ditemui belum lama ini.
Partai Demokrat selama empat tahun ini menjadi partai tengah partai penyeimbang. Yang bersikap kritis terhadap kebijakan yang tidak pro rakyat, namun di sisi lain juga sebagai pendukung pemerintah yang menyangkut program-program berkitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Apalagi posisi hari ini di KBB Partai Demokrat sebagai salah satu partai pengusung pasangan AKUR. Untuk mengawal dan mengamankan program-program strategis akur yang tertuang dalam RPJMD 5 Tahun ke depan dibutuhkan anggota dewan yang memiliki\ kapasitas dan integritas yang baik,” sebutnya.
Berbekal sebelumnya sebagai salah satu tim transisi KBB AKUR dipercaya merumuskan visi misi bupati untuk dimasukan pada RPJMD 5 tahun yang akan datang. “Saya yakin bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan KBB,” tandasnya. [ragam/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook