Pileg 2019, DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Targetkan Tujuh Kursi


SUKABUMI
- DPC Demokrat Kota Sukabumi menargetkan bisa meraih tujuh kursi pada pemilihan anggota DPRD tahun 2019 mendatang.  Terlebih, sebanyak 35 orang Bakal Caleg Legislatif (Bacaleg) terbaik Partai besutan Susilo Bambang Yudoyono itu sudah siap tempur menghadapi perhelatan   Pemilihan Legislatif (Pileg) tersebut.

Menurut Humas DPC Demokrat Kota Sukabumi, Aldo Andreas, mengatakan Partai Demokrat memiliki cara tersendiri untuk meraih target kursi tersebut. Termasuk, menentukan waktu untuk mendaptar ke KPU Kota Sukabumi.
Sesuai kesepakatan bersama, seluruh caleg partai berlambang Bintang Mercy tersebut akan daptar ke KPU, Sabtu 14 Juli mendatang. “Kini memilih tanggal ini alasannya menyesuaikan dengan nomor urut Partai Demokrat pada Pileg 2019,” kata Aldo kepada Sukabumi Ekspres.
Dari 35 bacaleg DPC Demokrat Kota Sukabumi yang akan mendaptar, dua diantaranya kata Aldo adalah artis nasional. Dikabarkan, para artis ini akan meramaikan Pileg di Kota Sukabumi.
Istimewanya, mereka mewakili kalangan perempuan. Satu nama caleg disebutkan Aldo adalah Mariana Puspita atau dikenal dengan Vitta Mariana. Sedangkan nama satu lagi masih dirahasiakan.“Yang pasti ada dua artis mewakili gender. Mereka akan bertarung di Daerah Pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Cikole  dan Citamiang dan Dapil 3 Kecamatan Warudoyong dan Gunungpuyuh,” ungkapnya.
Meski masih dirahasiakan, namun beredar informasi nama artis tersebut adalah Puri Pertiwi Asmi, putri dari pelawak yang pernah tergabung dalam grup D’Bodor Yan Asmi.  Sementara masa pendaftaran caleg dibuka sejak 4 Juli sampai 17 Juli mendatang.
Ketua KPU Kota Sukabumi, M.Hamzah mengatakan, keterwakilan perempuan pada Pileg 2019 minimal 30 persen dari total masing-masing daerah pemilihan. Hal itu sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. “ Keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Kalau kurang, maka akan ditolak karena itu wajib dipenuhi,” ujarnya kemarin.
Hamzah berharap, ketentuan tersebut dipenuhi oleh semua partai politik. Sebab, aturannya telah disosialisasikan kepada semua partai. “ Saya kira semua partai politik sudah tau itu karena sudah disosialisasikan,” pungkasnya. [seputarsukabumi/ded]


Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook