Soal Kasus Hitler, Cellica: Internal Akan Beri Sanksi dan Mempersilahkan Diproses Secara Hukum


KARAWANG
- Kasus Hitler Nababan anggota DPRD Karawang Partai Demokrat, yang babak belur dikeroyok sekelompok orang karena dianggap menghina Imam FPI, Rizieq Shihab dan Sesepuh PAN, Amien Rais, dengan memposting meme kedua tokoh tersebut ke sebuah grup whatsapp. Membuat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Cellica Nurrachadiana terpaksa turun tangan dengan melakukan mediasi dengan ormas terkait, Rabu sore (23/5).
Cellica Nurrachadiana yang juga Bupati Karawang mengatakan bahwa dirinya bersama unsur Muspida Karawang telah melakukan upaya komunikasi dan silaturahmi dengan pihak terkait mengenai masalah Hitler Nababan.
“Terkait masalah kemarin, kami menampung semua masukan dari stakeholder yang ada dan menghargai proses yang akan dilakukan pihak Polres Karawang,” jelasnya kepada Spirit Jawa Barat seusai pertemuan di Mapolres Karawang, Rabu (23/5).
Sebagai Pemerintah Kabupaten Karawang, Cellica Nurrachadiana berharap situasi di kabupaten Karawang tetap aman dan kondusif.
Kembali sebagai ketua DPC Demokrat Karawang, Cellica mengaku telah intens berkomunikasi baik kepada DPD Jawa Barat dan DPP Partai Demokrat, bahkan menurutnya DPP telah mengeluarkan pernyataan sikap terkait kasus Hitler Nababan tersebut.
“Bahwa kader kami saudara Hitler akan dikenai sanksi oleh internal partai dan mempersilakan pihak kepolisian untuk memprosesnya secara hukum,” lanjut Cellica.
Senada dengan Cellica Nurrachadiana, ketua DPRD Karawang Toto Suripto mengatakan selain pertemuan yang telah dilakukan dengan pihak terkait dirinya pun mengatakan akan segera menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) DPRD, tentang langkah apa yang nantinya akan dilakukan Badan Kehormatan Dewan (BKD) terhadap anggotanya Hitler Nababan.
“Baru malam ini kita akan adakan Rapim, dan saya berharap jangan sepotong-sepotong dalam melihat masalah ini, dan tidak hanya menitik beratkan kepada saudara Nababan. Saya yakin dari satu kejadian pasti ada penyebabnya,” tambah Toto. [spirit/ded]


Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook