Hitler Sudah Minta Maaf, Bupati Karawang: Semoga Situasi Kondusif


KARAWANG
 - Anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi Partai Demokrat (PD) Hitler Nababan minta maaf telah memposting karikatur yang dinilai melecehkan Rizieq Syihab dan Amien Rais. Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berharap situasi kondusif.

"Hari ini DPC Karawang juga akan mengadakan konferensi pers untuk memohon maaf atas nama lembaga kepartaian," kata Cellica yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Karawang.

Cellica menyatakan, sebenarnya sejak awal Hitler sudah berniat meminta maaf usai memposting karikatur Rizieq Syihab dan Amien Rais itu di grup WhatsApp DPRD Karawang. Namun entah kenapa kemudian terjadi insiden pemukulan.

"Itu di luar prediksi kita semua, di luar dugaan kita semua. Belum tersampaikan (permohonan maaf-red) sudah terjadi hal seperti itu," ucapnya.

Hitler semalam telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung di stasiun Tv lokal. Menurut Cellica itu atas insisiasi dari Forum Masyarakat karawang, serta perwakilan ormas-ormas Islam. Hitler menyambut baik dan bersedia memohon maaf.

"Pada prinsipnya teman-teman Forum Masyarakat Karawang, teman-teman perwakilan ormas Islam juga, 'ya sudah kita lakukan malam ini saja supaya kondusif', tidak muncul lagi hal-hal yang tidak baik," ucapnya. 

Sebagai Bupati Karawang, Cellica mengatakan sejauh ini situasi di wilayahnya kondusif.

Sementara di internal partai, lanjut Cellica, sudah tidak ada gejolak. Rekan-rekannya di DPC Partai Demokrat Karawang juga sudah melihat permohonan maaf hitler itu.

Hitler sebelumnya sudah menyampaikan permohonan maaf telah memposting karikatur yang dinilai melecehkan Rizieq Syihab dan Amien Rais. Dia menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus ini.

Hitler juga meminta maaf kepada umat Islam, khususnya umat Islam di Kabupaten Karawang. Dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Ditambahkan Hitler, dirinya juga berterima kasih kepada Forum Masyarakat Karawang dan Seluruh elemen masyarakat Karawang yang telah mengingatkannya atas kelalaiannya tersebut.

Dirinya juga menyatakan tidak pernah melaporkan ke polisi atas insiden penganiayaan terhadap dirinya pada Selasa (22/5) di Gedung DPRD Kabupaten Karawang. Dia juga memohon agar polisi tidak melakukan proses hukum terhadap para pelaku. 

"Dari hati yang paling dalam saya telah memaafkan pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Saya juga menerima dengan ikhlas terhadap insiden yang menimpa diri saya. Oleh karena itu, saya memohon untuk tidak ada proses hukum terhadap siapapun yang terlibat dalam insiden tersebut," ucapnya. [detik/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook