Pemberlakukan Ganjil-Genap saat Mudik, Ini kata Demiz


BEKASI
- Cagub Jabar nomor urut 4, Deddy Mizwar, menyambut baik rencana pemberlakuan ganjil genap arus mudik lebaran 2018 oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat. Namun, katanya, hal itu harus dibarengi dengan sosialisasi yang sangat luas dan diketahui masyarakat secara luas.

“Saya kira ini bukan sebuah hal sembarangan. Pak Kadishub ini orangnya cukup cermat. Nah, untuk mengantisipasi Bekasi khususnya, yang bukan libur saja macet karena ada empat proyek di sana. Maka usulan ganjil-genap menjelang dan sesudah Idul Fitri, ini sangat bagus dikaji. Tapi kalau ini dijalankan kendalanya di sosialisasi, jauh-jauh hari sebelum diberlakukan, harus sudah diketahui masyatrakat. Supaya masyarakat menyiapkan mobilnya. Jangan sampai pada hari H, mereka nggak tahu. Ini akan jadi masalah kalau sosialisasinya kurang,” kata Demiz kepada wartawan di Bekasi, Rabu (18/4/2018).

Katanya, sosialisasi  pemberlakuan ganjil-genap pada arus mudik ini mutlak dilakukan mengingat jumlah kendaraan saat ini sangat besar. Di hari biasa saja, katanya, Bekasi-karawang sudah sangat macet. “Apalagi  menjelang lebaran dan setelah lebaran,  pasti kendaraan akan sangat penuh.  Melebihi kemacetan saat long weekend,” katanya.

Jangan sampai, katanya, masyarakat tidak mengetahui dan kebingungan saat melakukan aktivitas mudik. Bila sosialisasi diberlakukan seluas-seluasnya, kata Demiz, masyarakat akan menyiapkan kapan ia harus berangkat dan kapan pula harus kembali ke ibukota. “Masyarakayt setidaknya bisa merencanakan di hari apa dia harus mudik dan dihari apa mereka bisa kembali lagi,” kata Demiz lagi. [timmedia/ded]

Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook