Deddy Mizwar akan Dorong Investor Bangun Pusat Bisnis di Jabar


BANDUNG 
- Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar akan mendorong para investor untuk membangun pusat bisnisnya di Jawa Barat. Itu agar bisa berdampak positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Jawa Barat. 


Menurut Deddy, banyak pelaku usaha yang berkegiatan di Jawa Barat menempatkan pusat bisnisnya di Jakarta. Sehingga, pajak yang dihasilkan tidak masuk menjadi PAD Jawa Barat. 

Contohnya saja, pajak ekspor. Selama ini, pengiriman barang hasil industri Jawa Barat banyak dikirim melalui Tanjung Priok, Jakarta. Akibatnya pajak ekspor yang dihasilkan tersebut didapat Jakarta. 

"Kita ekspor melalui Tanjung Priok, pajak ekspor Jakarta yang dapat. Maka jomplang fiskal kita," kata Deddy, saat menghadiri Muzakarah Politik 'Kepemimpinan Keindonesiaan, Kecendikaan dan Kerakyatan, yang digelar ICMI Jabar, di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Selasa (10/4/2018).
Selain itu, lanjut Deddy, para pelaku bisnis yang berinvestasi di Jabar banyak menempatkan pusat perkantorannya di Jakarta. Hal itu tentu berpengaruh terhadap pendapatan pajak perorangan. 

"Karena kantor pusat di Jakarta pajak perorangan yang dapat Jakarta," ujarnya. 

Untuk itu, ke depan pihaknya akan mendorong para investor untuk membuka pusat bisnisnya di Jawa Barat. Dengan begitu, investasi yang dilakukan bisa dirasakan dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

"Investasi di Jabar kantor pusat di Jabar juga. Dengan begitu PAD Jabar akan besar," katanya.
Selain itu, lanjut Deddy, daerah juga harus mempercepat proses perizinan investasi. Pasalnya, kata Deddy, proses izin daerah masih terlalu lama. Untuk mengurus satu izin saja bisa mencapai 600 hari.

"Pertumbuhan ekonomi kita kalah dri Philipina dan Vietnam. Perizinan di daerah 600 hari. Ini salah satu unsur (penghambat) investasi macet, bagaimana ekspor kita tinggi. Untuk itu izin ini harus bisa dipercepat," ujarnya. 

Selain dihadiri Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, tiga pasangan lain juga turut hadir dalam acara tersebut. Dari empat pasangan yang hadir, hanya Cagub nomor urut 3 Sudrajat yang tidak didamping wakilnya Ahmad Syaikhu. 
[detik/ded]

Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook