Terkait Masalah Kepala Daerah Banyak yang Tersandung Korupsi, Ini Pendapat Demiz

Foto: kompas.com
BANDUNG - Ketika dimintai pendapat terkait korupsi, dimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi indikasi bahwa sejumlah kepala daerah yang maju dalam pilkada tersandung kasus korupsi.

Menurut calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, praktik korupsi kepala daerah tidak akan terjadi apabila tata kelola pemerintah dilakukan dengan baik dan memenuhi unsur transparansi dan akuntabel. Deddy berkomitmen untuk mewujudkan konsep reformasi birokrasi sebagai misi pertama dari 5 misi.

"Pendekatannya bisa dengan teknologi informasi. Ini bukan hanya urusan kepala daerah tapi semua pihak. Sistem yang ada hanya sebagai penguat," ujar Deddy dalam Debat Terbuka di Gedung Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/3/2018).

Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi menjelaskan visi dan misinya pada sesi pertama Debat Publik Pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar), Senin (12/3/2018) di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga).

Deddy Mizwar memiliki visi yang sama dengan Dedi Mulyadi, mewujudkan Jabar yang adil, sejahtera dan berkarakter.

"Untuk mewujudkan visi itu terdapat lima misi besar yang yang harus ditempuh dan akan dilaksanakan," jelas Deddy.

Deddy menjelaskan, lima misi itu adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui pelaksanaan reformasi birokrasi. Selanjutnya, mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, unggul dan berkarakter.

"Selanjutnya bagaimana mewujudkan tata kelola tata ruang, infrastruktur dan sumber daya alam yang berkeadilan. Terus misi itu adalah mengembangkan potensi dan daya saing daerah ekonomi berkeadilan dan berkelanjutan. Terakhir menata kearifan lokal berbudaya, demokratis dan mandiri," ungkap Deddy.

Deddy berhasil membuat semua orang terpukau dalam waktu dua menit yang diberikan moderator untuk menyampaikan visi dan misi. [timmedia/mcpd]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook