Jajal Commuter Line, Deddy Mizwar Gagas LRT Bandung-Cirebon Raya



BANDUNG
- Cagub Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar mencoba pelayanan Commuter Line, mulai dari Stasiun Bekasi hingga Kranji. Puas menjajal moda transportasi massal tersebut, Deddy menilai, pembangunan moda transportasi serupa perlu segera dibangun di kawasan Bandung Raya dan Cirebon Raya.

Moda transportasi yang Deddy maksud, yakni Line Rapid Transport (LRT). Menurut Deddy, dengan pesatnya pertumbuhan penduduk dan pembangunan di dua kawasan tersebut, kehadiran LRT akan sangat memudahkan masyarakat dalam bertransportasi.

"Transportasi massal sangat membantu kita. Bayangkan, dari Bekasi ke Depok hanya Rp5.000, ke Bogor cuma Rp6.000, luar biasa. Makanya, kita perlu LRT," jelas Deddy seusai menjajal Commuter Line Bekasi-Kranji, Kamis (1/3/2018).

Deddy mengatakan, pembangunan LRT membutuhkan koneksitas antara satu kota dengan kota lainnya. Dia menyebutkan di kawasan Bandung Raya, LRT harus segera terhubung antara Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, hingga KBB.

"Gak bisa hanya satu kota. Di Jakarta saja harus sampai Bogor, Depok, Tanggerang, makanya LRT dibangun sampai Bogor. Makanya, (LRT) Bandung gak bisa berdiri sendiri, omong kosong itu," ujarnya.

Selain di Bandung Raya, Deddy juga menilai kawasan Cirebon Raya sangat membutuhkan LRT. Pasalnya, kata Deddy, kawasan Cirebon Raya kini sudah berkembang pesat. Terlebih, di kawasan itu kini tengah dibangun Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

"Saya kira di Bandung Raya, termasuk Cirebon Raya transportasi massal seperti itu yang perlu dibangun. Cirebon Raya harus dibuat rancangannya karena sebentar lagi berkembang setelah ada bandara internasional," pungkasnya.

Sementara itu, saat menjajal Commuter Line Bekasi-Kranji, Deddy terus menyempatkan diri menyapa warga. Sejak masuk ke kawasan Stasiun Bekasi, di dalam Commuter Line, hingga tiba di Stasiun Kranji, satu per satu warga dia salami. Bahkan, Deddy pun sempat berbincang-bincang dengan warga terkait pelayanan Commuter Line tersebut. [mcpd]

Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook