Irfan Suryanagara: Penebar Isu SARA Kebakaran Jenggot Mau Kalah


BANDUNG
- Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Irfan Suryanagara menilai masyarakat Jawa Barat sudah sangat pandai dalam memilah dan memilih informasi. Terutama informasi yang berbau kampanye hitam.

Dikatakan Irfan, jika ada isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang menerap Duo DM (Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi), bisa dipastikan lawan politik tersebut sedang kebakaran jenggot.

"Kalau sudah isu SARA biasanya yang memberi isu SARA nya orang yang sedang kebakaran jenggot karena mau kalah. Kalau yang bener, isu nya adalah isu program," kata Irfan kepada RMOLJabar, Rabu (10/1).

Menurut dia, isu negatif yang menimpa Demokrat Jabar tidak ada. Ia memastikan sampai saat ini semua berjalan dengan baik-baik saja sampai pada tahapan pendaftaran calon.

"Saya gak begitu percaya ada isu, karena yang penting harus dipahami Jabar ini terdiri dari tiga entitas," ucap Irfan.

Pertama, entitas priangan yang berbahasa sunda jumlahnya mencapai 22 juta. Kedua, entitas Kecirebonan yang berbahasa Jawa, itu penduduknya 10-12 juta. Ketiga, entitas Melayu-Betawi penduduknya sekitar 15 juta.

"Kalau ada satu menyerang di tiga entitas, pasti tidak digemari di dua entitas. Sangat bisa 22 juta (yang terkena)," pungkas Irfan. [rmol/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook