Ditinggal PKS dan PAN, Demokrat Jalin Koalisi dengan Golkar di Pilkada Jabar


BANDUNG
- Setelah Partai Gerindra, PKS dan PAN mengumumkan pengusungan pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat -Ahmad Syaikhu sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Partai Demokrat mengambil langkah cepat dengan menerima pinangan Partai Golkar untuk menjalin koalisi dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Dedi Mulyadimengatakan, komunikasi yang dijalin dengan Partai Demokrat terbilang singkat. Menurut dia, setelah hari ini, Rabu (27/12/2017), DPP Partai Golkar yang diwakili oleh Nusron Wahid memberikan SK pengusungan sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018, selepas ashar langsung terjalin kesepakatan antara Partai Golkar dengan Partai Demokrat untuk berkoalisi.

“Dalam SK saya diminta untuk mencari partai koalisi sampai tanggal 2 Januari. Sore ini saya bertemu ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat untuk merajut kisah cinta di Jawa Barat yang tertunda. Alhamdulillah ketemu kesepemahamannya (koalisi) dalam waktu setengah jam saja,” kata Dedi saat ditemui seusai konferensi pers di salah satu rumah makan di Jalan Dr Djundjunan, Kota Bandung, Rabu malam.

Lebih lanjut Dedi menambahkan, koalisi dengan Partai Demokrat yang dijalin di tingkat provinsi telah dilaporkan kepada pengurus tingkat pusat.

“Tinggal kita sampaikan ke ketua umum masing-masing,” kata bupati Purwakarta ini.
Dedi optimistis koalisi antara Partai Golkar dan Partai Demokrat akan tetap bertahan hingga pendaftaran pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur ke KPU pada tanggal 8, 9, 10 Januari 2017 mendatang.

“Barangkali Partai Demoktat dan Golkar berjodoh menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanegara menambahkan, koalisi dengan Partai Golkar di Pilkada Jawa Barat akan secepatnya dilaporkan ke pimpinan pusat.

“Kami sepakat dengan Partai Golkar seperti disampaikan Pak Dedi untuk brsama-sama mengarungi perpolitikan di Jawa Barat. Kami akan segera melaporkan ke DPP dan kami memohon doa dari masyarakat, mudah-mudahan kebersamaan Golkar dan Demokrat jadi pilihan baru untuk masyarakat Jawa Barat,” tandasnya. [kompas/ded]


Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook