Demokrat Jabar Bantah Pernyatan Hidayat Nurwahid Tentang Kontrak Politik


BANDUNG - Saat ini banyak pemberitaan pernyataan Ustad Hidayat Nurwahid (HNW) di berbagai media online yang menyebutkan alasan PKS tinggalkan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar karena terkait Kontrak Politik untuk mendukung Capres dari Partai Demokrat.

Merespon hal tersebut, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya membantah dan mengangap pernyataan HNW berlebihan.

Asep yang terlibat aktif dalam proses pengusungan Demiz-Syaikhu menungkapkan bahwa tidak pernah ada satu kalimat bahkan satu katapun dalam pembicaraan diantara partai koalisi dan kandidat mengaitkan atau menghubung-hubungkan dengan urusan pencapresan yang diusung Partai Demokrat.

Berikut bantahan lengkap Asep Wahyuwijaya yang diterima wartademokrat.com melalui pesan WhatsApp.

Pesan u/ Pak Ustadz HNW:

Maka berkatalah yang baik atau diam (al-hadits)

Merespon pernyataan Pak Ustadz HNW terkait dengan alasan PKS meninggalkan Deddy Mizwar karena terkait dukungan Capres di 2019 adalah sesuatu yang sangat berlebihan.

Saya adalah pihak dari DPD PD Jawa Barat yang bersama-sama dan atau mewakili Ketua DPD PD Jabar yang sedari awal terlibat aktif dalam proses pembicaraan Bang Deddy Mizwar sebagai Cagub Jawa Barat bersama-sama dengan DPW PKS Jawa Barat dan DPD PAN Jawa Barat. Dalam setiap pertemuan, rapat2 hingga saat-saat menjelang pengumuman PKS mengalihkan dukungan kepada Sudrajat-Syaikhu bersama-sama dengan Gerindra, TIDAK PERNAH ADA SATU KALIMAT bahkan SATU KATA PUN dalam pembicaraan kami diantara PD, PKS dan PAN Jabar bahkan dengan Bang Deddy Mizwar dan Kang Ustadz Syaikhu pun yang mengaitkan atau menghubung-hubungkan soal koalisi pilgub di Jabar dengan urusan pencapresan yang diusung Partai Demokrat.

Pun pada saat saya diminta oleh Sekjen DPP PD agar menghubungi dan menanyakan kepada pihak DPW PKS Jabar tentang rekomendasi dari DPP PKS tidak ada satu kata pun yang keluar dari Sekjen DPP PD yang menegaskan soal urusannya dengan pencapresan di 2019. Satu penegasan saja dari Sekjen DPP PD pada saat itu, yakni soal komitmen PKS yang akan segera memberikan pemberian rekomendasi kepada Paslon Demiz-Syaikhu setelah rekomendasi dari DPP PD diberikan.

Dus, dalam perbincangan dan pertanyaan saya dan pimpinan DPD PD Jabar lainnya kepada Ketua DPW PKS Jabar, Nur Supriyanto terkait dengan rekomendasi dari PKS kepada Demiz-Syaikhu pun sama sekali tak pernah ada satu kata pun yang terkait dengan pencapresan. Jangankan ditanyakan dan diperbincangkan, terpikir pun tidak sama sekali soal hubungan rekomendasi pilgub dengan urusan capres dari Demokrat.

Untuk Pak Ustadz HNW patut ketahui saja, hingga akhirnya mendengarkan langsung apa yang terjadi pada hari Rabu, 27 Desember 2017 dimana PKS pada akhirnya memberikan dukungan kepada cagubnya yang lain, Bang Deddy Mizwar masih sangat percaya kepada PKS yang menurutnya masih akan tetap memberikan dukungan kepada dirinya sebagai Cagub Jabar. 
Begitulah Deddy Mizwar.

Demikian pernyataan bantahan ini dibuat dengan sebenar-benarnya.

Maha Mengetahui Allah Swt dengan apa-apa yang ada dalam hati kita.

ASEP WAHYUWIJAYA
Wakil Ketua DPD PD Jawa Barat.

[ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook