Ahmad Bajuri: Agus Supriadi Bawa Dampak Positif Bagi Demokrat Garut


GARUT
– Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut Ahmad Bajuri menegaskan bakal calon bupati yang pasti akan diusung Partai Demokrat di Pilkada Garut 2018 mendatang yakni Agus Supriadi.

“Keputusan ini sudah final, tidak ada calon lagi selain Agus Supriadi. Ini kan hasil konvensi,” ujarnya kepada Rakyat Garut, Senin (11/12).

Bajuri mengatakan pengusungan Agus Supriadi bukan kehendak dari individu, tetapi atas dasar kesepakatan dan melihat hasil survei yang dilakukan saat konvensi DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut yang dilakukan beberapa bulan yang lalu.

“Sudah jelas Pak Agus Supriadi ini pemenang konvensi dan sekarang didukung oleh semua kader dan pengurus partai juga,” terangnya.

Selain itu, kata dia, pemilihan Agus Supriadi dinilai membawa dampak positif bagi Partai Demokrat di Kabupaten Garut. Buktinya, dari hasil survei kesukaan terhadap partai tren-nya terus meningkat. “Awalnya hanya 3 persen, sekarang setelah konvensi dan masuk Agus Supriadi menjadi 11,8 persen. Ini berdasarkan bukti data, bukan asumsi,” katanya.

Dengan banyaknya keuntungan mengusung Agus Supriadi ini, lanjut dia, dirinya akan terus berusaha supaya keputusan DPP sejalan dengan keinginan yang ada di bawah yakni DPC.

Saat ini, kata Bajuri, Partai Demokrat fokus mencari calon pendamping Agus Supriadi di Pilkada nanti. “Sekarang ini ada tiga calon yang sedang di godok, untuk namanya siapa. Masih rahasia,” paparnya.

Ketiga calon ini, kata dia, merupakan kandidat yang dijagokan oleh beberapa partai yang siap berkoalisi dengan Partai Demokrat. “Sekarang kan yang sudah pasti itu dengan PAN. Selain itu Partai Hanura, Gerindra dan PDIP juga sudah mulai berkomunikasi,” terangnya.


Bajuri menambahkan untuk Gerindra, dirinya masih menunggu keputusan yang diambil partai besutan Prabowo Subianto. Pasalnya Agus Supriadi juga menjadi peserta dipenjaringan Gerindra. “Kalau SK jatuh ke Pak Agus, Gerindra pasti sama-sama. Kalau ke Pak Rudy saya tidak tahu,” tuturnya. [radar/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook