Tak Maju Lagi di Pilwalkot Sukabumi, Muraz Ajukan Pasangan Fahmi - Andri


SUKABUMI
- Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, Mohamad Muraz memastikan tidak akan mencalonkan diri menjadi bakal calon Wali Kota Sukabumi. Meskipun, sampai saat ini survey terhadapanya di atas 60 persen.
"Meskipun survey tentang saya tinggi, saya tidak akan maju menjadi calon wali kota," ujarnya, Senin (11/9/2017)
Alasan ia tidak akan mencalonkan kembali ialah kejenuhan dan ingin adanya regenerasi calon pemimpin Kota Sukabumi. Apalagi ia sudah mengabdi untuk Kota Sukabumi selama lebih dari 40 tahun.
"Sudah cukup lama saya bekerja di Kota Sukabumi, mulai dari PNS dan sekarang sebagai wali kota," ucapnya.
Menurutnya, keputusannya tersebut sudah disetujui DPP Partai Demokrat. Meskipun, sebelumnya DPP sempat tetap memintanya untuk mencalonkan kembali dalam Pilwakot Sukabumi.
"Sudah jenuh dan faktor usia, khawatir lima tahun ke depan jadi kurang bagus (kalau mencalonkan lagi, red)," ungkapnya.
Karena itu, sebagai penggantinya, ia sudah mengajukan pasangan Fahmi-Andri untuk bakal calon di Kota Sukabumi. Andri saat ini sudah resmi menjadi kader Partai Demokrat Kota Sukabumi.
"Baru diajukan, mudah-mudahan tidak ada yang berubah," paparnya.
Ke depannya, lanjut Muraz, ia siap untuk dicalonkan menjadi anggota DPR. Apalagi, pengalaman selama ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dalam pencalonan di DPR.
"Pencalonan di DPR tidak jadi masalah. Kalau di sini (Kota Sukabumi) sudah jenuh, kecuali kalau ada yang berkhianat, saya akan naik lagi (menjadi calon wali kota). Jadi jangan sampai ada kader yang menghianati partai. Baik itu eksternal ataupun internal," pungkasnya. [galamedia/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook