DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Siapkan Rencana Politik di Pilkada 2018


SUKABUMI – DPC Demokrat Kota Sukabumi terlihat sudah menyiapkan beberapa opsi pergerakan politik dalam upaya memenangkan Pilkada 2018 mendatang.

Jika pun, Mufakat Jilid II tidak terwujud banyak langkah- langkah yang akan dilakukan oleh partai Demokrat.
“Biarkan saja yang lain dulu bergerak,” ujar Sekertaris Demokrat Kota Sukabumi, Henry Slamet saat ditemui di DPRD Kota Sukabumi, selasa (11/7/17).
Namun Henry mengaku sudah menyiapkan beberapa rencana politik lainnya. Tetapi mengenai Informasi Demokrat akan berencana melimpahkan suara Demokrat ke Andri Hamami yang akan dipaketkan dengan Achmad Fahmi, kata Henry rencana tersebut belum pernah didengarnya.
“Belum ada mendengar itu, tapi bisa mungkin terjadi atau tidak. Memang kalau komunikasi politik sih sudah dilakukan dengan seluruh partai politik. Komunikasi dengan calon sudah, Andri Hamami Pernah dan Fahmi sudah,” aku Henry.
Pria yang akrab disapa Apung itu, tentunya berharap kepada ketua DPC Demokrat Kota Sukabumi, Mohamad Muraz untuk kembali mencalonkan. Dia (Muraz) sebagai kader Demokrat bahkan Ketua lagi, semestinya kembali menjadi Walikota lagi. Tapi tak menutup kemungkinan dalam politik itu semuanya semua kemungkinan bisa terjadi.
“Misalkan kalau dari sisi kemampuan kesehatan dirinya tidak lulus, kan tidak bisa apa-apa. Tim kesehatan sendiri kan di uji oleh ahlinya dari Rumah sakit. Itu misalkan ya,” jelasnya.
Bahkan informasi lainnya, DPC Demokrat sendiri akan menyiapkan Apung sebagai salah satu langkah politik Demokrat nantinya. Apung pun menyadari kalau memang partai membuat keputusan seperti itu, tidak akan menolaknya karena instruksi partai harus dijalankan. “Sebagai kader partai kalau diperintahkan oleh partai, saya siap,” tegasnya.

Apung yang merupakan Anggota DPRD Kota Sukabumi ini mengaku sudah mendapatkan dukungan yang banyak dari masyarakat. Terutama dukungan yang mengalir kepada komunitas-komunitas. “Ya, saya siap jika tugaskan partai, dukungan sudah banyak,” pungkasnya. [ps/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook