Cecep Nuryakin: Pemkab Tasikmalaya Tak Serius Tingkatkan PAD


TASIKMALAYA - Pemkab Tasikmalaya dinilai kurang serius dalam meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD). 

Bahkan, PAD Kabupaten Tasikmalaya di bawah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut dan Cianjur. Padahal potensi sumber PAD di Kabupaten Tasikmalaya lebih banyak.

"PAD kita kan hanya Rp200 miliar. Jauh dibandingkan Kota dan Kabupaten tetangga. Padahal potensi kita sangat banyak," papar anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nuryakin saat dihubungi melalui sambungan selulernya, Sabtu (19/11).

Politisi Partai Demokrat ini pun meminta kepada Pemkab Tasikmalaya untuk serius dalam mengelola sumber daya yang ada agar PAD meningkat dan bisa menunjang kemampuan daerah dan kesejateraan masyarakat.

"Pemkab mulai sekarang harus serius mengelola potensi yang ada. PAD meningkat, otomatis kesejahteraan masyarakat juga meningkat, " tambah Cecep.

Cecep menyarankan salah satu potensi yang bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mendongkrak PAD yakni sektor ekonomi kerakyatan. Di mana, pengelolaan dan penataan pasar tradisional ditingkatkan.

"Salah satunya dengan mamaksimalkan potensi pasar. Saat ini pemkab tengah melakukan pembaebasan lahan untuk pasar Singaparna," ujar Cecep.

Selain sektor ekonomi kerakyatan, sektor pariwisata juga bisa dioptimalkan untuk meningkatkan PAD.

"Kita punya pantai, kita punya galunggung, keindahan alam kita bisa di exploitasi untuk tadi meningkatkan PAD," pungkasnya. [rmol/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook