Pilkada Kota Tasik: Koalisi Perubahan Antisipasi Pemecah Suara

TASIKMALAYA - Peta pertarungan politik Pilkada serentak 2017 di Kota Tasikmalaya kian terlihat, suhu politik semakin meningkat. Beradu massa dan kekuatan terlihat jelas.
Seluruh kandidat kini telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tasikmalaya yang berakhir kemarin, Jumat (23/09/2016).
Diawali pasangan Artis dan partai penguasa Dicky Chandra Negara-Denny Romdhony yang di usung oleh PDI dengan jumlah 7 kursi dan PBB dengan jumlah 3 kursi dengan total jumlah 10 kursi.
Jumat pagi paslon petahana Drs. H. Budi Budiman – H. Muhammad Yusuf yang diusung Koalisi Tasik Madani menjadi pendaftar kedua dengan jumlah 18 kursi dari empat partai gabungan PPP 10 kursi, Nasdem 1 kursi, Golkar 5 kursi dan PKB 2 kursi.
Dihari yang sama pasangan calon Ir. Dede Sudrajat MP – dr. H. Asep Hidayat Sudjro S.pA (Dahsyat) yang mendatar ke KPU, pasangan Dahsyat ini di usung oleh Koalisi Perubahan dari empat gabungan partai Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS dengan jumlah total 17 kursi.
Dengan demikian Pilkada Serentak 2017 di Kota Tasikmalaya 15 Februari mendatang mempunyai tiga kandidat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota yang akan memperebutkan kursi kekuasaan di Kota Santri.
Secara hitungan kalau melihat dari partai pengusung Budi-Yusuf dan Dede-Asep unggul telak dari pasangan Dicky-Denny dan keduanya diprediksi akan bertarung sengit dengan beradu kekuatan massa yang sama-sama banyak”ucap H. Rahmat Slamet MM anggota Tim Pemenang Dede-Asep kepada tasikzone.com disela-sela acara do’a bersama di Pendopo lama.
Akan tetapi tambah dia, pasangan Dicky-Denny akan menjadi pemecah suara dengan pilihan alternatif masyarakat terutama di daerah pelosok-pelosok. Artinya kita dari Demokrat dan seluruh partai dari Koalisi Perubahan sudah mengantisipasi hal itu”pungkasnya. [tz/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook