Musim Hujan, Demokrat Kerahkan Satgas Keliling Kota Bekasi

BEKASI - Musim penghujan telah tiba, Partai Demokrat Kota Bekasi segera membentuk satgas untuk mengantisipasi banjir di beberapa titik lokasi rawan banjir. Hal tersebut langsung diungkapkan oleh Komandan Satgas Rajawali Partai Demokrat, Ronny Hermawan
Dirinya mengungkapkan ratusan satgas rajawali akan ditugaskan menyisir sejumlah lokasi rawan bajir, jika ada yang menemukan lokasi atau warga yang butuh bantuan akan segera ditangani.
“Kami (Demokrat) memiliki sejumlah satgas yang terlatih hususnya dalam menangani banjir dan bencana alam lainnya,” terang Ronny, Senin (19/9/2016).
Menurut pria yang juga Anggota DPRD Kota Bekasi ini menerjunkan tim dan kadernya adalah bentuk kepeduliannya sesama manusia. Terlebih posisi dirinya selaku pengurus DPD yang menangani tanggap darurat tidak lain berbagai musibah seperti banjir, longsor.
Karena itu dirinya tidak mempedulikan tudingan sebagian kalangan yang menyebut hal tersebut sebagai ajang pencitraan. “Memang belum terjadi banjir, tapi sebuah kontroling untuk mengantisipasinya boleh boleh saja. Kan lebih baik mencegah dari sekarang,” katanya lagi.
Lanjut Ronny, pada banjir Kota Bekasi beberapa waktu lalu, Demokrat juga langsung menurunkan satgas untuk menyumbang air bersih juga membantu warga bersih – bersih pasca banjir serta meyediakan posko banjir dan pengobatan dengan ambulance keliling.
“Demokrat harus dekat dengan rakyat. Kepedulian kita tidak hanya banjir di Kota Bekasi, melainkan diberbagai daerah yang terkena musibah, Setiap bencana datang tim selalu siap. Kita berharap apa yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang terkena musibah banjir,” imbuhnya.
Tim dan kader yang diterjunkan ini lanjut Ronny, sudah terlatih dari Basarnas, BNPB serta melalui pendidikan dan latihan. “Jadi bukan sekadar ikut-ikutan dan aji mumpung, tapi benar-benar terjun membantu. Mereka profesioanal,” tukasnya.
Jika nanti memang terdapat lokasi yang terkena banjir, kata Ronny, tim Rajawali akan segera mendirikan dapur umum, posko pengobatan dan tindakan lainnya untuk membantu masyarakat yang menjadi korban banjir. 
“Tim sudah siap selalu kapan saja dibutuhkan, tim yang diturunkan merupakan orang-orang yang sudah terlatih baik di bidang medis, mempersiapkan makanan dalam jumlah besar ataupun dalam hal siaga bencana.” Tandasnya. [be/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook