Fraksi Partai Demokrat DPRD Jabar Dorong Pemprov Kucurkan KCR Lewat BPR


BANDUNG - Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat mendorong langkah Pemerintah Provinsi Jabar salurkan Kredit Cinta Rayat (KCR) melalui PT Badan Perkreditan Rakyat (BPR). Selama ini penyaluran KCR kepada masyarakat dimonopoli oleh Bank Jabar (BJB) . 

"Fraksi Partai Demokrat mendukung dibentuk Pansus tentang penguatan kelembagaan BPR agar akselerasi pertumbuhannya menjadi lebih cepat. Salah satu program peningkatan kapasitas BPR ini adalah turut menyalurkan dana KCR," kata ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jawa Barat, Herlas Juniar kepada RMOLJabar di kantornya, Rabu (15/6). 

Dikatakan Herlas, penyaluran dana KCR sudah semestinya tidak dimonopoli BJB, tetapi melibatkan BPR yang lebih dekat pada rakyat. Dengan demikian, katanya, BPR akan mendorong munculnya usaha baru di daerah dan meningkatkanĂ‚  pertumbuhan ekonomi. 

"KCR ini produk bagus yang tujuannya membantu masyarakat kecil yang kesulitan mengakses lembaga perbankan atau non bankable. Kalau ditingkat pusat ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lahir di masa pemerintahan Pak Susilo Bambang Yudhoyono dan di tingkat propinsi ada KCR yang tujuannya sama mendorong pertumbuhan ekonomi mikro," kata anggota Komisi III DPRD Jabar ini. 

Herlas berujar, pihak Pemprov sendiri untuk tahun 2016 ini mengucurkan dana hingga Rp. 25 milyar untuk penyaluran KCR. Namun, terkait suku bunga, imbuhnya, akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pansus.

"Di BJB sendiri bunganya 8,3%, untuk BPR nanti akan diusulkan dalam rapat, bisa diatas atau dibawah 8% disesuaikan administrasi BPR," tandas Sekretaris DPD Partai Demokrat Jabar ini. [rmol/ded]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook