Pilkada Sukabumi, Dana Kampanye Pasangan Marwan-Adjo Paling Irit

SUKABUMI – Dana kampanye pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi periode 2015-2020 terlihat bervariatif. Bahkan, tidak jauh dari anggaran maksimal yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi senilai Rp49 miliar.

Bahkan, untuk pasangan nomor urut 2, Marwan Hamami – Adjo Sardjono dilaporkan mengeluarkan dana pribadi pasangan paling irit dibanding dua pasangan lainnya, Totong Suparman – AM Murtadho Tafrihan (Adho) dan Akhmad Jajuli – Iman Adinugraha.

Hal tersebut terungkap saat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Dede Heryadi menerima laporan dana kampanye pribadi pasangan calon (paslon) pilkada 2015. Pengecekan anggaran tersebut pun melibatkan Kantor Akuntan Publik.

Menurut Dede Heryadi, pihaknya telah menerima laporan penggunaan dana kampanye tersebut sejak 26 Juli hingga 24 Agustus 2015 lalu.

“Pasangan nomor urut 1 Rp277,6 juta, pasangan nomor urut 2 Rp90 juta, sedangkan nomor urut 3 sebesar Rp203,6 juta. Pada tanggal 16 Oktober 2015 ketiga kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi harus melaporkan penerimaan dana sumbangan kampanye dari perseorangan serta lembaga atau pihak swasta,” jelasnya.

Ia menyebutkan, maksimal sumbangan dari perseorangan sebesar Rp50 juta, sedangkan untuk lembaga atau pihak swasta sebesar Rp500 juta. Laporan tersebut harus diserahkan paling lambat 6 Desember 2015 mendatang. Hal ini sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sudah ditetapkan.

“Kalau semua kandidat tidak melakukan pelaporan sesuai dengan apa yang ditetapkan, maka akan dikenakan sanksi pembatalan pencalonan bupati dan wakil bupatinya,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, setelah semua pelaporan penerimaan sumbangan dana kampanye serta penggunaan anggaran kampanye dari ketiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi masuk ke KPU Kabupaten Sukabumi. Pihaknya berencana bakal melakukan audit temuan penggunaan anggaran dana kampanye yang bekerja sama dengan Kantor Angkuntan Publik (KAP) yang ditunjuk oleh KPU Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, sosialisasi laporan dana kampanye tersebut perlu dilakukan kepada setiap tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

“Berdasarkan Peraturan KPU nomor 2 tahun 2015 tentang program tahapan dan jadwal pemilihan serta Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2015 tentang dana kampanye yang tidak boleh lebih di atas Rp49 miliar,” sebutnya. [pojoksatu/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook