Demokrat Minta Jokowi Perbaiki Indeks Persepsi Korupsi yang Memburuk di Tahun 2015


JAKARTA - Presiden Joko Widodo diminta perbaiki Indeks Persepsi Korupsi yang memburuk di tahun 2015.

"Sejak tahun 2012, telah terjadi perbaikan. Namun di tahun 2015 melorot. Indonesia menempati urutan teratas dari sisi indeks persepsi korupsi di lembaga peradilan, parlemen dan partai politik," ujar Juru Bicara Partai Demokrat Kastorius Sinaga, Kamis(1/10/2015).

Indeks Persepsi Korupsi yang dilansir Transparansi Internasional pertengahan September lalu menempatkan Indonesia sebagai yang terburuk bahkan di bawah negara gagal seperti Yunani dan Ghana di Afrika.

Indonesia berada di posisi 117 dari 175 negara di dunia dengan level korupsi masih tinggi. Hingga akhir 2014, Indonesia memiliki skor 34 dari skala 0-100 (0 berarti sangat korup dan 100 berarti sangat bersih).

Kastorius mengatakan adanya lansiran tersebut pemerintah dimintanya tidak menganggap remeh, karena secara langsung mempengaruhi sektor ekonomi.

"Melorotnya indeks persepsi korupsi ini tak terlepas dari imbas konflik antar penegak hukum serta lemahnya perbaikan dalam penegakan hulum kita dalam tahun terakhir ini," ujar Kastorius.

Menurut Kastorius, paparan Indeks Persepsi Korupsi yang memburuk tersebut sangat ironis karena hal itu merupakan cermin baik tidaknya birokrasi di sebuah negara. [tribun/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook