SBY Berduka Sedalamnya atas Kecelakaan di Masjidil Haram

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang terjadi di Masjidil Haram, Jumat 11 September.  Hal tersebut disampaikan Kepala Negara RI satu dasawarsa (2004-2014) tersebut, langsung melalui akun pribadinya di media sosial, twitter, @SBYudhoyono, Sabtu (12/9).
“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang terjadi di Masjidil Haram, Jumat 11 September,” demikian SBY menyampaikan duka sedalamnya.
SBY mendoakan, semoga seluruh korban meninggal diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Bagi korban luka dan selamat, semoga segera pulih serta diberikan kesehatan. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua,”  SBY menyampaikan doa dan perngharapannya.
Sebelumnya, dilaporkan jumlah korban meninggal akibat crane (konstruksi derek) jatuh di Masjidil Haram terus bertambah. Korban meninggal meningkat menjadi 87 jiwa dan korban luka menjadi 180 orang. Crane roboh menjelang salat Maghrib, setelah Mekah diserang angin kencang dan hujan es.
Jumlah korban WNI meninggal menjadi dua orang dan 20 lainnya luka-luka. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Konsulat Jenderal RI Jeddah langsung menuju rumah sakit dan lokasi kejadian. Tim dari KJRI Jeddah pun melakukan penyisiran dan identifikasi korban WNI. [dpp/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook