Pilkada Serentak 2015, Demokrat Minta Rakyat Tak Terpengaruh Politik Uang


JAKARTA - Ketua Badan Pembinaan Organisasi Keanggotaan Kaderisasi Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, meminta masyarakat tidak pragmatis dalam Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang. Di mana politik uang justru akan merugikan daerah sendiri.

"Jangan hanya karena 1-2 rupiah mengorbankan suara. Kalau salah pilih yang jadi korban mereka juga," kata Pramono di Puri Cikeas, Bogor, Kamis 24 September 2015.

Selain itu purnawirawan jenderal bintang empat ini meminta masyarakat tidak menjadi golput. Sebab mereka memilih pemimpin mereka secara langsung.  

"Jangan sampai tidak menggunakan hak pilih atau tidak datang ke TPS (tempat pemungutan suara). Pilih dengan hati, sehingga pemimpin yang dipilih betul-betul bawa kesejahteraan masyarakat," kata dia. 

Pramono optimis para kandidat yang diusung partai berlambang mercy ini akan mendapat dukungan dan memenangkan Pilkada. Di mana kandidat yang diusung partainya mempunyai kapasitas yang mumpuni. 

"Insya Allah kita punya peluang. Tapi tidak seolah-olah begitu saja. Kita harus tetap berjuang. Partai lain juga punya kandidat cukup baik. Kita harus tunjukkan kandidat yang kita dukung memang terbaik sehingga rakyat melihat," kata dia. [viva/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook