Demokrat Jabar Usulkan Resuffle DPC PD Cianjur & Berharap tak Ada Plt dan PAW

CIANJUR - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) H. Iwan Sulandjana ikut merasakan apa yang dirasakan kader partai democrat Kab. Cianjur dalam menghadapi pilkada serentak 9 Desember mendatang. Hal itu terungkap ketika beliau menyampaikan sampbutan pada acara Silaturahmi dan Temu Kader DPC PD Kab. Cianjur dengan Sekjen PD Hinca Panjaitan di Sekretariat DPC PD Cianjur, Rabu (16/9/15).

“Memang kita tahu, kita mengalami kecelakaan politik sehingga yang tadinya kita punya pasangan akhirnya pasangannya pindah ke partai lain, itu kecelakaan politik. Dan saya yakin, saya percaya, dan saya juga merasakan teman-teman kader di sini kemarin itu merasa galau” ungkap Beliau.

H. Iwan Sulandjana yang juga mantan Pangdam siliwangi ini lebih lanjut menyampaikan agar semua kader jangan galau, dan harus mematuhi dan melaksanakan keputusan partai.

“Apakah hari ini masih galau? Anggota dewan masih galau? Jangan galau!! Kita adalah kader PD, jd sebagai kader PD aturan yang dijalankan, apapun keputusan partai harus kita patuhi, kita laksanakan. Dan keputusan partai kemarin adalah mendukung pasangan suranto-aldwin (oki). Itu adalah perintah, tidak boleh ada yang pindah ke partai lain dan tidak mendukung” Tegas beliau yang disambut tepuk tangan kader yang hadir.

“Apa yang menjadi keputusan partai harus kita laksanakan tanpa berpikir lain. Euweuh dulur, tidak ada saudara, tidak ada family pokoknya kalau partai A kita A, dan sekarang partai mengatakan  mendukung pasangan Suranto-Aldwin maka kita harus melaksanakan”. Lanjut beliau

Terkait adanya para pengurus DPC PD Kab. Cianjur yang membelot, ketua DPD PD Jabar mengusulkan kepada DPP untuk meresuffle kepengurusan agar tidak ada kekosongan dan roda organisasi bisa berjalan.

“Kalau PAC saya Plt, kalau pengurus (DPC red) tentunya harus ada reshuffle kepengurusan. Berarti saya mengusulkan agar reshuffle kepengurusan di DPC Kabupaten Cianjur” ungkapnya lagi.

Beliau berharap di Cianjur jangan ada Plt untuk PAC dan Ranting serta jangan ada PAW buat Anggota Dewan. Dan kalau ada Anggota Dewan yang membelot, Iwan Sulandjana sempat menanyak ke Ketua BP-OKK Pramono Edhi Wibowo, dan jawabannya langsung PAW, tanpa harus diusulkan terlebih dahulu.

“Kalau ada anggota dewan yang ternyata membelot ke pasangan lain apakah saya diizinkan mengusulkan PAW? beliau langsung menjawab, ‘jangan diusulkan, langsung PAW’”. Ketua DPD menirukan percakapan dengan Pramono Edhi. [rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook