Iwan Setiawan: APBDP Tahun 2015 Hendaknya Berpatok pada Serapan Anggaran Murni

BANDUNG - Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta pemerintah lebih serius mengelola anggaran. Pasalnya, penyerapan APBD 2015 dinilai masih lemah.


Demikian kesimpulan dari Sidang Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015 dan Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi, di Grand Hotel Lembang, Selasa (22/9/2015).


Dalam paripurna tersebut, pandangan umum fraksi-fraksi yang ada di legislatif berpandangan hampir sama. Mereka menyoroti masalah selisih lebih perhitungan anggaran (Silpa).  


Ketua Fraksi Demokrat, Iwan Setiawan meminta, APBDP Tahun 2015 hendaknya berpatok pada serapan anggaran murni. Jika serapan anggaran murni masih minim, hendaknya eksekutif tidak mengajukan lagi penambahan di APBDP.


Menurutnya, waktu untuk penyerapan anggaran dari APBDP ini tinggal dua bulan lagi. Dia khawatir, pengajuan anggaran tersebut malah meninggalkan silpa besar.



"Ini sudah pertengahan bulan September, taruhlah sudah diketuk palu. Kemudian dievaluasi di propinsi sekitar tiga mingguan dari sekarang, sehingga efektifnya hanya dua bulan sampai akhir tahun. Bisa nggak menyerap anggarannya?" ujarnya.



Fraksi Demokrat berharap rancangan APBDP bukan berdasarkan pada semangat penambahan anggaran, melainkan efektivitas penyerapannya. "Kita minta optimalkan dulu anggaran yang ada," tegasnya. [inilahkoran/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook