Fraksi PD Kota Bekasi: Program 1000 Taman Jangan Sekadar Wacana

BEKASI – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi segera merealisasikan program 1000 tanaman dan menindak perusahaan yang buang limbah di Kali Bekasi.
Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi, Sodikin mengingatkan agar Pemkot serius merealisasikan program 1000 taman yang sudah dicanangkan. Menurutnya, Pemkot diminta untuk tidak sekedar menebar wacana semata akan tetapi pada praktiknya nihil.
“Kita tunggu realisasinya jangan cuma wacana saja. Ayo benar-benar dikerjakan apa yang sudah dijanjikan,” ujarnya.
Sodikin menambahkan, apa yang dicanangkan Pemkot soal 1000 taman sudah tepat. Sebab, keberadaan taman di Kota Bekasi memang sangat dibutuhkan mengingat jumlahnya yang minim.
“Masyarakat memang membutuhkan taman Kota. Jadi saya pikir ini tepat selama direalisasikan oleh Pemkot,” kata dia.

Ia sendiri mengaku prihatin melihat minimnya taman sebagai ruang publik masyarakat. “Sedih kalau kita berpikir soal taman dan ruang hijau di sini yang jumlahnya masih sangat minim,” terangnya.
Sekedar diketahui, saat ini Pemkot baru memilik Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 14 persen. Padahal setiap daerah diwajibkan memiliki RTH hingga 30 persen.
Sementara itu, politisi Demokrat lainnya Haeri Parani mengaku kesal dengan ulah sejumlah pabrik di Kota Bekasi yang kerap membuang limbah sembarangan di Kali Bekasi.
Menurutnya, pembuangan limbah ke Kali Bekasi merupakan perbuatan kejahatan terhadap lingkungan yang tidak busa dibiarkan. Hal itu juga sangat meresahkan masyarakat sekitar Kali Bekasi lantaran dampak buruknya yang luar biasa.
“Limbah jelas dapat merusak dan mencemarkan air Kali Bekasi, baunya juga menyengat ke mana-mana. Kasihan warga yang tinggal dekat dengan Kali Bekasi,” ujarnya.
Kata dia, dirinya sangat merasakan dampak pembuangan limbah ke Kali Bekasi. Pasalnya, rumah kader Demokrat ini tepat berada di jalur Kali Bekasi.
“Kali Bekasi kan lewat Kemang Pratama. Nah saya ini merasakan betul baunya. Begitu juga tetangga-tetangga saya,” tandasnya.
Atas hal ini, dirinya mendesak Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi segera mengambil langkah tegas. Ia tidak ingin Kali Bekasi semakin tercemar. “BPLH jangan diam saja, segera tindak. Apa jangan-jangan selama ini BPLH pura-pura diam,” pungkasnya. [pojoksatu/rhm]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook