SBY: Kemenangan di Pilkada adalah Jalan Memenangkan Pileg dan Pilpres

JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi/Ketua Umum Partai Demokrat Profesor Dr Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pesan penting kepada para kader saat menutup  Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai  Demokrat, hari pertama, di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (4/7/2015). Rapimnas diikuti Pengurus Pusat serta Fraksi Partai Demokrat DPR-RI, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Indonesia.
“Saya mengajak para kader untuk  bersama, menyukseskan pilkada serentak. Kader harus memprioritaskan memenangkan sebanyak mungkin pemilihan langsung kepala daerah baik tingkat provinsi maupun  kabupaten dan kota,” ujar SBY dalam pesan pentingnya pada ribuan kader.
SBY menegaskan, Partai Demokrat harus memiliki  tujuan agar lebih banyak lagi kader yang menjadi gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, atau walikota dan wakil walikota.  Kemenangan-kemenangan di Pilkada akan bermakna sangat penting karena merupakan jalan atau sarana menuju tujuan memenangkan pileg (pemilihan langsung legislatif ) dan pilpres (pemilihan langsung presiden-wapres) di 2019.
SBY mengatakan, dalam sistem pemilihan langsung baik pilkada ataupun pilpres maka yang paling penting adalah sosok sang calon bukan partai pengusungnya.
SBY mengingatkan sejarah Pilpres di tahun 2004. Awalnya pasangan SBY-JK hanya diusung Partai Demokrat, PBB, dan PKPI, atau sekitar 10 persen dari jumlah suara di parlemen. Tapi yang terjadi, SBY-JK mampu memimpin perolehan suara di putaran pertama.
Pertarungan lebih tak berimbang terjadi di putaran kedua. SBY hanya didukung Demokrat yang suaranya  7,5 persen. Ditambah dukungan PKPI, PBB, dan PKS. Koalisi parpol ini menamakan diri sebagai Koalisi Kerakyatan. Saat itu Koalisi Kerakyatan berhadapan dengan Koalisi Kebangsaan yang terdiri dari sejumlah partai seperti PDIP, PDS, Golkar, dan PPP.
Hasilnya? Dengan kekuatan hanya 15 persen, berhadapan dengan partai-partai besar yang total suara parlemen 85 persen, tetap saja pasangan SBY-JK bisa memenangkan Pilpres 2004.
Karenanya SBY mengajak para kader agar benar-benar mengajukan calon terbaik dalam pilkada mendatang. SBY sangat meyakini jika para kader Partai Demokrat bekerja keras maka Partai Demokrat akan kembali menjadi partai terbesar di 2019.
Usai menyampaikan pengarahan SBY acara dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya SBY dan para kader buka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. [ded/DPP]
Share on Google Plus
    Komentar Google
    Komentar Facebook